Larangan Tergesa-Gesa Saat Menunaikan Sholat

Dilarang tergesa-gesa dalam shalatRadio TamhidLarangan Tergesa-Gesa Saat Menunaikan Sholat

Kholad Bin Rofi’ masuk ke dalam masjid sementara rosululloh shollallohu alaihi wasallam sedang duduk di pojok masjid. Orang ini segera menunaikan sholat tahiyatul masjid. Selesai dari sholatnya, ia mendatangi rosululloh shollallohu alaihi wasallam seraya mengucapkan salam. Beliau menjawab salamnya dan bersabda :
ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ
Kembalilah, ulangi sholatmu karena engkau dinilai belum menunaikan sholat
Orang ini mengulangi sholatnya. Ternyata ia tetap melakukannya seperti yang ia lakukan sebelumnya. Begitu cepat pelaksanaannya tanpa ada thuma’ninah. Ada kesan ia tergesa-gesa. Ketika ia kembali menghadap nabi shollalohu alaihi wasallam. Beliau tetap memberinya nasehat :
ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ
Kembalilah, ulangi sholatmu karena engkau dinilai belum menunaikan sholat
Ketika hal ini teruang tiga kali, Kholad Bin Rofi berkata :
وَالَّذِى بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا أُحْسِنُ غَيْرَهُ فَعَلِّمْنِى
Demi Alloh yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak bisa menunaikan sholat lebih baik dari yang sudah aku lakukan, oleh karena itu berikan pelajaran bagiku
Mendengar permintaannya, beliau bersabda :
 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ إِذَا قُمْتُ إِلَى اَلصَّلَاةِ فَأَسْبِغِ اَلْوُضُوءَ  ثُمَّ اِسْتَقْبِلِ اَلْقِبْلَةَ  فَكَبِّرْ  ثُمَّ اِقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنْ اَلْقُرْآنِ  ثُمَّ اِرْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا  ثُمَّ اِرْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا  ثُمَّ اُسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا  ثُمَّ اِرْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا  ثُمَّ اُسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا  ثُمَّ اِرْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا  ثُمَّ اُسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا  ثُمَّ اِفْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلَاتِكَ كُلِّهَا
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : Jika engkau hendak mengerjakan shalat maka sempurnakanlah wudlu’ lalu bacalah (ayat) al-Quran yang mudah bagimu lalu ruku’lah hingga engkau tu’maninah (tenang) dalam ruku’ kemudian bangunlah hingga engkau tegak berdiri lalu sujudlah hingga engkau thuma’ninah dalam sujud kemudian bangunlah hingga engkau thuma’ninah dalam duduk lalu sujudlah hingga engkau thuma’ninah dalam sujud. Lakukanlah hal itu dalam dalam sholatmu seluruhnya [HR Imam Tujuh]
Oleh sebagian ulama riwayat ini disebut dengan hadits Almusi’ Fish Sholah (hadits tentang orang sholatnya buruk). Berdasar hadits di atas, thuma’ninah (sikap tenang, tidak tergesa-gesa saat menunaikan ibadah) bagian dari rukun yang menyebabkan sholat seseorang tidak syah tanpa menyertakannya.
Walhasil, jangan tergesa-gesa menunaikan sholat
Oleh : Ustad Oman Suratman